Update COVID-19 Malang
Jajak Pendapat

Apa saja gejala COVID-19?

Batuk
Pilek
Sakit Tenggorok
Sesak/Nyeri dada
Semua

Wa Klinik Respirasi Malang Link Reservasi Klinik Peta lokasi klinik Klinik Respirasi Malang Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

TBC Paru Bisa Kambuh?


Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis yang bersifat sistemik, yang dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh dengan lokasi terbanyak di paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer. TBC ditularkan melalu droplet/udara.


Gejalanya berupa: batuk lebih dari 3 minggu, batuk darah, sesak napas, nyeri dada, berat badan turun, nafsu makan turun, berkeringat pada malam hari, demam yang tidak tinggi, dan mudah lelah. Pengobatannya dengan obat anti tuberkulosis (OAT) yang diberikan secara 6 bulan dan harus diminum setiap hari secara teratur. Obat yang tidak diminum secara teratur dapat menyebabkan resistensi (kekebalan) kuman. Jika sudah terjadi resistensi, OAT tidak ampuh lagi membunuh kuman TBC dan kondisi ini akan memperparah penyakit TBC yang diderita.


Apakah TBC bisa kambuh?


Sekalipun sudah dinyatakan sembuh, seseorang tetap dapat terkena TBC lagi. Seperti yang sudah dikatakan, TBC ditularkan melalui udara, jadi yang terpenting adalah menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kontak langsung. Daya tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan:


olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinyamemenuhi kebutuhan nutrisi dengan makanan bergiziistirahat cukup, tidur minimal 7-8 jam/harihindari stresJika Anda bekerja di tempat yang penuh asap, gunakan masker untuk menghindari asap terhirup. Paparan asap dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko penyakit saluran pernapasan dan kanker.


Sakit kepala karena OAT?


OAT memang dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti kencing merah, drug induced hepatitis, dan sebagainya. Namun, saat ini Anda sudah dinyatakan sembuh dan sudah menjalani pengobatan tuntas 6 bulan, artinya Anda sudah tidak mengkonsumsi OAT lagi. Sakit kepala banyak sekali penyebabnya, tidak semua sakit sekala disebabkan oleh kolesterol dan hipertensi. Kolesterol dan hipertensi justru seringkali tidak menunjukkan gejala apapun. Sakit kepala juga bisa disebabkan oleh stres, kurang istriahat/kurang tidur, otot yang kaku, kurang olahraga, dan sebagainya. Apalagi Anda mengatakan Anda jarang berolahraga dan kurang tidur. Coba lakukan tips-tips di atas untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

sumber : https://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/3611897/tbc-paru-bisa-kambuh

 
 

PRAKTEK Alamat 1:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 17.30 - selesai, kec. Sabtu / Libur

Alamat 2:
RS Lavalette
, Dr Koentjahja, SpP
WR Supratman 10, Malang 65111
08133175788
Selasa & Kamis, Pukul 16.45 - 17.30

    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711


Peta Lokasi