Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Hubungi Kami Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

4 Hal Sepele Ini Bisa Picu Kanker Paru-Paru


Ngorok atau mendengkur saat tidur tidak seharusnya hanya dianggap sebagai kebiasaan. Di momen Hari Tidur Sedunia hari ini, dokter paru mengingatkan bahaya ngorok saat tidur jika tidak ditanggulangi.

dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia mengatakan ada salah kaprah soal ngorok saat tidur. Di masyarakat, ngorok dianggap sebagai tanda tidur yang nyenyak karena terlalu lelah beraktivitas.

"Namun sebenarnya mendengkur adalah gangguan penyempitan saluran napas saat tidur," tulis dr Agus dalam rilis yang diterima detikHealth.

Penyempitan ini menyebabkan aliran udara yang masuk dalam saluran pernapasan menjadi berkurang. Akibatnya, suplai oksigen ke seluruh jaringan tubuh juga akan berkurang.


Baca juga : 5 Gejala Saat Flu Ini Bisa Berarti Pneumonia


dr Agus mengatakan ngorok adalah mekanisme awal terjadinya obstructive sleep apnea (OSA). Kondisi ini berbahaya karena obstructive sleep apnea bisa menyebabkan berhentinya napas lebih dari 10 detik dan terjadi secara berulang sepanjang tidur.

"Hal ini sangat membahayakan karena OSA dapat mengakibatkan kematian mendadak saat tidur," ungkapnya lagi.

Obstructive sleep apnea dapat terjadi pada semua usia, dengan laki-laki dewasa usia 40 tahun ke atas sebagai kelompok paling berisiko. Faktor risiko utama obstructive sleep apnea adalah kegemukan dan obesitas.

Di momen Hari Tidur Sedunia ini, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur yang baik, serta mengenali gejala gangguan tidur yang terjadi. Tidur yang berkualitas merupakan kunci bagi kesehatan tubuh.

"Tidur yang berkualitas sangat penting bagi seluruh sistem dalam tubuh manusia seperti sistem saraf pusat, sistem pernapasan, sistem kardiovaskular, sistem pencernaan, sistem ekskresi, sistem genitourinaria, sistem endokrin dan sistem muskuloskeletal," tuturnya.


sumber : http://www.goldokter.com/2018/03/4-hal-sepele-ini-bisa-picu-kanker-paru.html

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711
Peta Lokasi