Update COVID-19 Malang
Jajak Pendapat

Apa saja gejala COVID-19?

Batuk
Pilek
Sakit Tenggorok
Sesak/Nyeri dada
Semua

Klinik Respirasi Malang Klinik Respirasi Malang Whatsapp Klinik Respirasi Malang Reservasi Klinik Respirasi malang Peta Lokasi Klinik
Berita Kesehatan

Ini Alasan Tuberkulosis Sebabkan Batuk Darah


Mau tahu betapa seriusnya penyakit uberkulosis (TB) secara global? Sebanyak 1,5 juta orang meninggal karena TB pada tahun 2018 (termasuk 251.000 orang dengan HIV). Pada 2018 diperkirakan sekitar 10 juta mesti berhadapan dengan penyakit ini. Cukup banyak bukan angkanya?

Jangan sekali-kali memandang remeh TB, alasannya bila dibiarkan tanpa penanganan, penyakit ini bisa menimbulkan sederet komplikasi yang berbahaya. 

Seseorang yang mengidap TB akan mengalami beragam keluhan pada tubuhnya, salah satunya batuk darah. Pertanyaannya, mengapa tuberkulosis bisa menyebabkan batuk darah pada pengidapnya? 

Kerusakan Pembuluh Darah

Dalam dunia medis, batuk berdarah juga disebut sebagai hemoptisis. Darah yang keluar tersebut bisa berasal dari hidung, tenggorokan, batang tenggorok, dan paru-paru. Hal yang perlu diingat, batuk darah merupakan salah satu tanda adanya kerusakan pada pembuluh darah yang berasal di sekitar saluran pernapasan. 

Nah, munculnya gejala ini bisa menandai adanya penyakit saluran pernapasan yang bersifat serius. Banyak hal yang bisa menyebabkan kerusakan (pecahnya) pada pembuluh darah di saluran pernapasan, salah satunya tuberkulosis. 

Faktanya, penyebab batuk berdarah di dunia adalah tuberkulosis. Bahkan, negara kita merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pengidap TB. 

Bukan Cuma Batuk Berdarah

Pada dasarnya, memang banyak orang tidak menyadari gejala TB atau bingung membedakannya dengan penyakit lain. Pada masa awal terinfeksi, gejala yang timbul hanya ringan, bahkan sering tidak muncul sampai penyakit ini berkembang di dalam tubuh.

Lalu, selain batuk kronis dan batuk berdarah, gejala apa lagi yang bisa dialami pengidapnya?

  • Nyeri dada saat bernapas atau batuk,
  • Lemas,
  • Berkeringat pada malam hari,
  • Demam dan menggigil,
  • Warna urine berubah menjadi kemerahan atau keruh,
  • Nyeri dada yang bisa sebabkan sesak napas,
  • Nafsu makan menurun,
  • Penurunan berat badan.

Serangan Bakteri yang Mematikan

Tuberkulosis (TB) atau TBC merupakan penyakit yang menyerang paru-paru. Kita mesti hati-hati dengan penyakit ini, karena TB bisa mengakibatkan kematian bila tak ditangani dengan tepat. Mereka yang belum diperiksa dan diobati akan menjadi sumber penularan bagi orang di sekitarnya. 

Biang keladi dari penyakit paru ini disebabkan oleh infeksi kuman atau bakteri. Namanya Mycobacterium tuberculosis. Meski bisa menular lewat percikan ludah pengidapnya, tetapi penularan TB membutuhkan kontak yang cukup dekat dan lama dengan pengidapnya. Dengan kata lain, enggak semudah penyebaran flu.

sumber : https://www.halodoc.com/artikel/ini-alasan-tuberkulosis-sebabkan-batuk-darah?utm_tracker=19d12eb0-809a-4236-885e-df0ac4fa01b9

 
 

PRAKTEK Alamat 1:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur

Alamat 2:
RS Lavalette
, Dr Koentjahja, SpP
WR Supratman 10, Malang 65111
08133175788
Selasa & Kamis, Pukul 17.00 - 18.00

    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711


Peta Lokasi