Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Hubungi Kami Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Lakukan Rontgen Paru-Paru


Benturan keras pada dada tidak hanya meninggalkan rasa sakit pada bagian luar tubuh. Cedera serius atau luka yang tidak tampak pada bagian luar dapat mengintai, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi organ-organ di bagian dalam dada, seperti misalnya paru-paru. Pada saat ini, dokter menyarankan untuk dilakukan rontgen paru-paru.

Rontgen merupakan bentuk dari radiasi elektromagnetik yang dapat menembus atau melewati tubuh manusia dan menghasilkan gambar tulang atau organ yang tampak seperti bayangan, dalam kertas khusus berwarna hitam. Melalui prosedur ini, dokter bisa mengetahui kondisi paru-paru kamu, apakah terdapat sel kanker, infeksi, atau pneumotoraks.

Ternyata, tidak hanya mengetahui kondisi kesehatan paru, rontgen biasanya dilakukan untuk mengetahui ukuran organ hati, kondisi tulang bagian kepala dan anggota tubuh lainnya (jika terjadi patah tulang), kondisi pembuluh darah, hingga perubahan yang terjadi pada tubuh setelah pasien melakukan tindakan bedah. Namun, menjalani prosedur rontgen tidak boleh sembarangan, ada yang perlu kamu perhatikan dan siapkan sebelum melakukannya. Apa saja?

  • Pakaian

Sebelum melakukan rontgen paru-paru, kamu biasanya akan diminta oleh petugas untuk melepas pakaian. Nantinya, petugas memberikan kamu pakaian yang khusus digunakan untuk rontgen. Supaya tidak menyulitkan, sebaiknya kamu kenakan pakaian yang longgar agar lebih mudah ketika melepas dan mengenakannya kembali setelah prosedur dilakukan.

  • Perhiasan dan Logam Lainnya

Tak ketinggalan, petugas juga akan meminta kamu untuk melepas semua perhiasan dan logam yang mungkin melekat pada tubuh, seperti anting, cincin, kalung, jam tangan, hingga kawat gigi dan kacamata. Pasalnya, logam akan mengganggu proses jalannya rontgen, sehingga gambar yang dihasilkan tidak sempurna.

  • Ibu Hamil

Khusus untuk ibu hamil, selalu beritahukan kondisi kehamilan ibu pada dokter dan petugas sebelum melakukan rontgen paru-paru. Jika hamil, biasanya pemeriksaan tidak dilakukan demi menghindari paparan radiasi untuk sang janin yang sedang di dalam kandungan. Namun, jika tes ini diperlukan, dokter melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalkan paparan radiasi pada bayi.

  • Persiapan Lainnya

Pada dasarnya, kamu tidak diharuskan untuk melakukan persiapan khusus sebelum menjalan prosedur pemeriksaan ini. Kamu bisa makan dan minum dengan normal alias tidak perlu puasa seperti kala melakukan pemeriksaan urine dan darah. Namun, kondisi ini mungkin diperlukan, termasuk juga konsumsi obat tertentu apabila prosedur pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan agen tertentu.

Pada kasus pemeriksaan paru-paru, petugas akan meminta kamu untuk menahan napas selama beberapa detik ketika pengambilan gambar dilakukan, supaya gambar yang dihasilkan adalah ketika paru-paru sedang tidak bekerja atau pada kondisi statis. Pastikan kamu tidak banyak bergerak selama prosedur berlangsung, agar pengambilan gambar bisa dilakukan dengan lebih cepat.

sumber : https://www.halodoc.com/4-hal-sebelum-lakukan-rontgen-paru-paru

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711

Peta Lokasi