Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Hubungi Kami Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

Udara Dingin Bisa Picu Kanker Paru, Ini Penjelasannya


Musim hujan dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terserang penyakit. Udara dingin yang ditimbulkan juga seolah tidak membantu untuk meredakannya.

Selain rentan terserang penyakit seperti flu dan demam, udara dingin juga sering kali diyakini menjadi salah satu pemicu kanker paru-paru. Benarkah udara dingin memicu kanker paru?

Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat, udara dingin pada musim hujan dapat memberi pengaruh yang cukup besar untuk kesehatan dan paru-paru. Udara dingin dapat membuat iritasi saluran udara pada orang yang menderita asma, COPD, dan bronchitis, tak jarang menyebabkan sesak napas, batuk, dan napas yang memendek.

Menurut Asosisasi Paru Amerika di Chicago, udara dingin sebenarnya adalah udara yang kering, dan dapat membahayakan, terutama bagi orang dengan penyakit paru. Akan tetapi, orang yang tidak menderita penyakit paru pun berisiko untuk terkena dampak negatifnya.

Sebuah penelitian melakukan percobaan terhadap hewan, dan menemukan bahwa udara dingin menambah risiko perkembangan kanker. Menurut Kathleen Kokolus, sel kanker dapat tumbuh dan berkembang dalam tubuh tikus percobaan. Peneliti membuat percobaan dengan menempatkan tikus di dua tempat berbeda, yaitu dalam tempat bersuhu 22°C dan 30°C. Hasilnya, para peneliti menemukan beberapa jenis kanker, yaitu kanker pankreas, usus, dan beberapa kanker lainnya.

Imun anti-kanker dalam tubuh kita dikendalikan oleh sel T. Sementara itu, sel T bekerja lebih efektif dalam keadaan hangat. Dalam penelitian, tubuh tikus yang dingin lebih rentan terserang kanker dan tumor daripada tubuh tikus yang hangat.

Pencegahan

Oleh karena itu, ada baiknya kita senantiasa terus menjaga kesehatan, terutama di musim hujan dan pada cuaca dingin. Ada beberapa cara untuk mencegah menurunnya kekuatan imun tubuh, yaitu sebagai berikut:

  • Perhatikan cuaca. Jika sedang tidak dalam keadaan tubuh yang sehat dan bugar, hindari keluar pada cuaca yang terlalu dingin atau berangin, terlebih dengan kelengkapan pakaian yang tidak memadai. Tetaplah untuk diam di rumah atau ruangan yang hangat, sehingga tidak mudah rentan terserang penyakit. Selain itu, jika udara dirasa memberikan pengaruh tidak menyenangkan terhadap tubuh Anda, bisa jadi kualitas udara memang buruk. Udara dingin dapat membawa polusi lebih mudah. Oleh karena itu, hindarilah berlama-lama di luar jika kondisinya demikian.
  • Gunakan pakaian hangat. Selain itu, lapisan pakaian hangat juga menjadi salah satu cara untuk melindungi tubuh dari masuknya zat berbahaya yang terkandung dalam udara dingin.
  • Bernapaslah menggunakan hidung. Hal ini dapat membantu mengatasi dingin, sebab bernapas melalui hidung mampu menghangatkan napas Anda sebelum dibawa ke paru-paru.
  • Hindari berolahraga di luar jika udara dingin.
  • Konsumsi makanan dan minuman hangat dan menyehatkan.
  • Jika Anda menderita kanker paru, konsultasikanlah dengan dokter untuk membantu menangani kondisi dalam situasi udara dingin. Selalu bawa dan minum obat-obatan yang dibutuhkan, untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat. Udara dingin mampu memperburuk kondisi paru-paru, sehingga tidak jarang penyakit pun akan kumat. Beri tahu dokter jika obat-obatan tersebut tidak lagi bekerja dengan baik atau tidak memberikan efek yang signifikan.

sumber : https://faktualnews.co/2019/03/10/udara-dingin-bisa-picu-kanker-paru-ini-penjelasannya/128175/

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711
Peta Lokasi