Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Hubungi Kami Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

Pengobatan Radang Paru-Paru yang Bisa Anda Coba


Radang paru-paru atau biasa disebut pneumonia adalah salah satu penyakit yang jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan. Penyakit ini menyebabkan peradangan pada organ pulmonary alveolus (alveoli) yang bertanggung jawab menyerap oksigen dari atmosfir agar paru-paru tidak dipenuhi cairan.


Penyebab Radang Paru-Paru


Radang paru paru disebabkan oleh adanya infeksi virus, bakteri, jamur serta parasit yang masuk ketika sedang bernapas. Bukan hanya itu saja, radang paru-paru juga bisa disebabkan oleh adanya paparan zat kimia, cedera jasmani atau karena adanya penyakit lainnya seperti kanker paru-paru hingga kebiasaan minum alkohol secara berlebihan.


Sementara, beberapa hal yang menjadi sumber terhadap kemunculan radang paru-paru seperti asap knalpot, asap rokok, rumah yang lembap serta lingkungan yang tidak sehat.


Meski radang paru-paru adalah penyakit umum yang bisa menyerang semua orang, anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lemah adalah yang paling mudah terserang penyakit radang paru.


Gejala Radang Paru-Paru


Pasien radang paru-paru yang menular biasanya menderita batuk produktif, demam yang disertai menggigil, sulit bernapas, nyeri dada yang tajam selama menarik napas dalam-dalam, dan mengalami peningkatan laju respirasi.


Pada manula, munculnya kebingungan menjadi tanda yang paling utama. Sedangkan tanda dan gejala khusus pada anak-anak balita yaitu demam, batuk, dan napas yang cepat atau sulit.


Akan tetapi, gejala batuk sering kali tidak muncul pada anak-anak berusia kurang dari 2 bulan. Tanda dan gejala yang lebih parah meliputi: kulit biru, rasa haus berkurang, kejang, muntah-muntah yang menetap, suhu ekstrem, atau penurunan tingkat kesadaran.


Perlu diketahui juga, gejala radang paru-paru bisa berdasarkan tingkat keparahannya. Keragaman gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh perbedaan pada jenis bakteri pemicu infeksi, usia, dan kondisi kesehatan pengidap.


Meski demikian, gejala-gejala umum yang biasanya muncul meliputi:


  • Rasa sakit pada dada ketika menarik napas atau batuk.
  • Mual atau muntah.
  • Diare.
  • Demam.
  • Kelelahan.
  • Sesak napas.
  • Berkeringat dan menggigil.
  • Batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah.

Segera cari bantuan medis apabila muncul gejala-gejala yang parah, seperti napas terengah-engah, sakit dada, atau linglung menyerang Anda.


Pengobatan Radang Paru-Paru


Penanganan yang dilakukan untuk mengatasi radang paru-paru ringan adalah dengan pemberian antibiotik yang diresepkan dokter, istirahat cukup dan banyak mengonsumsi air. Pengidap jenis ini tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.


Di samping itu, langkah-langkah sederhana berikut juga dapat membantu meredakan gejala yang Anda alami, di antaranya:


  • Menghindari konsumsi obat batuk karena batuk berfungsi membantu Anda mengeluarkan dahak dari paru-paru. Meredakan batuk bisa mengakibatkan durasi infeksi yang lebih lama. Obat batuk juga belum terbukti efektif secara medis. Air hangat bercampur madu dan lemon bisa membantu mengurangi batuk Anda.

  • Mengonsumsi analgesik (obat pereda sakit) seperti parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan dan menurunkan demam. Tetapi, hindari konsumsi ibuprofen jika Anda memiliki alergi terhadap aspirin, obat anti inflamasi nonstereoid lain, atau menderita asma, tukak lambung, dan gangguan hati atau pencernaan.

  • Berhenti merokok karena kebiasaan ini dapat memperburuk radang paru-paru.

Sementara itu, orang dengan kondisi fisik yang sehat akan pulih secara normal setelah 14-21 hari. Namun, apabila gejala radang paru-paru sama sekali tidak membaik dalam 48 jam, Anda disarankan kembali menghubungi dokter.

Mungkin saja antibiotik yang Anda konsumsi tidak efektif untuk membasmi bakteri pemicu radang paru-paru, atau disebabkan oleh faktor lain seperti virus.


Bahan Alami untuk Atasi Radang Paru-Paru


Pada umumnya radang paru-paru tidak menular, akan tetapi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah sebaiknya menjauh dari penderita radang paru paru sampai kondisi si penderita benar-benar pulih.


Sedangkan untuk perawatan radang paru-paru secara alami, Anda dapat memanfaatkan daun sambiloto ataupun sari kulit manggis. Cara menggunakannya pun sama, sambiloto atau kulit manggis dikeringkan kemudian ditumbuk hingga menjadi bubuk.


Kemudian seduh dengan air panas seperti membuat kopi, lakukan hal ini secara rutin minimal 2 kali sehari hingga radang paru-paru perlahan-lahan mulai menghilang. Jika sakit masih berlanjut segera lakukan pemeriksaan medis seperti rontgen untuk mengetahui seberapa parah radang paru-paru Anda.


Berikut adalah beberapa obat radang paru-paru alami lainnya yang bisa Anda lakukan untuk meredakan gejala radang paru-paru, antara lain:


1. Berkumur dengan air garam


Berkumur dengan air garam dapat membantu menyingkirkan lendir di tenggorokan Anda dan meredakan iritasi. Anda bisa melakukannya dengan cara:

  • Larutkan ¼ sampai ½ sdt garam ke dalam segelas air hangat.
  • Gunakan air garam tersebut untuk berkumur setidaknya selama 30 detik.
  • Ulangi sebanyak tiga kali sehari.

2. Minum teh pepermin/kunyit


Teh pepermin bisa menjadi alternatif pilihan untuk meringankan iritasi dan mengeluarkan lendir-lendir yang menganggu. Hal ini dikarenakan pepermin termasuk ke dalam dekongestan (obat untuk sistem pernapasan bagian atas), antiperadangan, dan penghilang rasa sakit. Anda bisa menyeduh teh pepermin instan atau bisa juga membuatnya sendiri dari daun mint yang segar.

Cara membuat teh pepermin dari daun, yaitu:


  • Cuci dan potong daun mint segar dan letakkan di cangkir atau teko.
  • Tambahkan air mendidih dan diamkan selama lima menit.
  • Saring dan sajikan dengan trambahan lemon, madu, atau susu sesuai selera Anda.

Selain daun mint, kunyit juga telah terbukti ampuh memiliki sifat antiperadangan yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit dari radang paru-paru. Oleh karena itu, mengonsumsi teh kunyit bisa membantu meringankan nyeri dada yang Anda alami. Anda bisa mengonsumsi kunyit dari teh instan yang telah tersedia atau membuatnya sendiri dari bubuk kunyit.


Pada dasarnya, minuman kafein mengandung senyawa yang disebut teofilin yang mirip dengan obat bronkodilator yaitu obat untuk memperlancar pernapasan. Konsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein seperti teh hitam, teh hijau dan kopi dapat membantu membuka saluran udara di paru-paru yang bisa melegakan saluran napas. Efek kafein ini bisa bertahan hingga empat jam.


Selain itu, menghirup aroma teh juga dapat membantu menyegarkan dan membersihkan jalur pernapasan Anda yang penuh dengan lendir.


3. Kompres dahi dengan air hangat


Salah satu gejala radang paru-paru yang terlihat ringan adalah deman. Meski hal sering dianggap penyakit tidak berbahaya, namun jika hal ini tidak mendapatkan penanganan serius maka bisa menimbulkan komplikasi. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk meredakan demam adalah kompres.


Anda bisa mengompres dahi untuk membantu mendinginkan suhu tubuh. Kompreslah dengan air hangat karena penggunaan air dingin justru bisa menyebabkan kedinginan akibat adanya perubahan susu dadakan antara tubuh dengan kompresan. Mengompres dengan air hangat membantu menetralisir suhu tubuh secara bertahap

sumber : https://doktersehat.com/pengobatan-radang-paru-paru-2/

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711
Peta Lokasi