Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Hubungi Kami Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi Klinik Respirasi Malang
Berita Kesehatan

Ada Nanah di Selaput Paru, Bagaimana Empiema Diobati?


Empiema adalah suatu kondisi terjadinya nanah pada selaput paru. Kondisi ini dapat memengaruhi ruang antara lapisan terluar paru-paru dan lapisan yang menyentuh dinding dada, yang dikenal sebagai ruang pleura. Ruang ini ada untuk membantu paru-paru untuk mengembang dan berkontraksi.

Ruang pleural secara alami mengandung sejumlah kecil cairan. Empiema terjadi ketika cairan ekstra mulai terkumpul di ruang pleura, sehingga menyebabkan nanah pada selaput paru. Berbagai jenis bakteri menyebabkan cairan dan nanah menumpuk di ruang pleura. Pneumonia umumnya dapat menyebabkan empiema.

Empiema adalah kondisi serius yang memerlukan perawatan. Gangguan ini dapat menyebabkan demam, nyeri dada, sesak napas, dan batuk lendir. Meskipun kadang-kadang dapat mengancam jiwa, empiema bukanlah kondisi yang sering terjadi, karena sebagian besar infeksi bakteri diobati secara efektif dengan antibiotik sebelum berkembang ke tahap ini.

Gejala Empiema

Gangguan yang menyebabkan nanah pada selaput paru ini terbagi menjadi dua gejala, yaitu sederhana atau kompleks. Berikut penjelasan tentang gejala yang mungkin terjadi sebelum membahas tentang pengobatan yang harus dilakukan apabila kamu mengidap gangguan ini:

1. Empiema Sederhana

Empiema jenis ini terjadi pada tahap awal penyakit. Seseorang dapat memiliki gejala ini jika nanah telah mengalir bebas di paru-paru. Gejala-gejala empiema sederhana yang umum terjadi meliputi:

  • Sesak napas.

  • Batuk kering.

  • Demam.

  • Berkeringat.

  • Nyeri dada saat bernapas yang bisa disebut menusuk.

  • Sakit kepala.

  • Kebingungan.

  • Kehilangan selera makan.

2. Empiema Kompleks

Empiema kompleks terjadi pada tahap akhir penyakit ini. Pada empiema kompleks, peradangan yang terjadi menjadi lebih parah. Jaringan parut dapat membentuk dan membagi rongga dada menjadi rongga yang lebih kecil. Hal ini disebut dengan loculation, dan lebih sulit untuk diobati.

Jika infeksi terus memburuk, empiema yang terjadi dapat menyebabkan pembentukan kulit tebal di atas pleura, yang disebut kulit pleural. Kulit ini dapat mencegah paru-paru membesar. Dibutuhkan operasi untuk memperbaikinya. Berikut adalah gejala pada empiema kompleks termasuk:

  • Sulit bernapas.

  • Suara napas menurun.

  • Penurunan berat badan.

  • Sakit dada.

Pengobatan Empiema

Pengobatan yang umum dilakukan untuk mengatasi empiema dapat meliputi:

1. Antibiotik

Dokter umumnya meresepkan antibiotik sebagai pengobatan pertama untuk kasus empiema yang belum parah. Karena berbagai jenis bakteri menyebabkan empiema. Maka dari itu, menemukan antibiotik yang tepat sangat penting. Perawatan antibiotik biasanya memakan waktu 2 hingga 6 minggu untuk memberi dampak.

2. Drainase

Mengeringkan cairan sangat penting untuk mencegah empiema sederhana yang berkembang menjadi empiema yang parah. Hal ini juga membantu untuk menjaga kondisi tetap terkendali. Untuk mengalirkan cairan, dokter melakukan torakostomi tabung, yang melibatkan penggunaan tabung ultrasonik dan dipandu komputer untuk masuk ke dalam rongga dada dan mengeluarkan cairan dari ruang pleura.

3. Operasi

Seorang dokter dapat merekomendasikan untuk melakukan operasi terhadap empiema yang parah. Untuk kasus empiema jenis ini, pembedahan mungkin merupakan pilihan pengobatan terbaik. Satu studi menemukan bahwa operasi yang disebut decortication menghasilkan hasil yang lebih baik daripada drainase tabung pada orang dengan empiema yang parah.

Dekortikasi melibatkan pengangkatan nanah pada selaput paru dan jaringan berserat dari ruang pleura, yang membantu paru-paru berkembang dengan baik. Terdapat dua jenis operasi yang tersedia.

Dalam kebanyakan kasus, ahli bedah akan melakukan torakotomi berbantuan video (VATS). Prosedur ini tidak terlalu invasif, tidak terlalu menyakitkan, dan memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat daripada torakotomi terbuka, yang membutuhkan ahli bedah untuk membuka dada.

sumber : https://www.halodoc.com/nanah-di-selaput-paru-bagaimana-empiema-diobati

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
    
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711

Peta Lokasi