Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Berita Kesehatan

Selain Serviks, Deteksi Dini Paru Juga Perlu
paru malang
netralnews.com


Masyarakat diimbau untuk melakukan deteksi dini kanker paru karena secara umum tingkat kesadaran masyarakat mengenai penyakit kanker paru masih rendah.

Dokter Spesialis Paru-Paru RS Pondok Indah dr Achmad Hudoyo, SpP(K), menjelaskan kanker paru stadium awal biasanya tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, diperlukan deteksi dini untuk mengetahuinya agar kemungkinan sembuh semakin besar.

Ia mengatakan jika kanker paru terdeteksi lebih dini, maka penderita kanker memiliki peluang hidup lima tahun lebih lama. Untuk langkah deteksi dini yang paling mudah adalah melakukan rontgen paru. Selain itu, pasien juga dapat melakukan diagnosis dini yang lebih sensitif dengan CT Scan (LDCT/Low Dose CT Scan).

Adapun data terakhir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan jumlah penderita kanker diperkirakan akan terus meningkat dan diperkirakan terdapat 1,8 juta atau 12,9 persen dari total kasus baru pada 2012, 58 persen di antaranya terjadi di daerah maju.

Riset Kesehatan Dasar 2013 menyebut prevalensi kanker untuk semua kelompok umur di Indonesia 1,4 per mil atau 347.392 orang.

Ditambah lagi, studi dari Globocan (IARC) menemukan penyakit kanker paru merupakan penyebab kematian utama akibat kanker pada penduduk pria (30 persen) dan penyebab kematian kedua akibat kanker pada penduduk wanita (11,1 persen).

Sebuah studi yang dilakukan Roy Castle Lung Cancer Foundation menyebutkan sepertiga dari kasus penyakit paru kanker baru terdeteksi 90 hari sebelum pasiennya meninggal.

Selain itu, satu dari 20 penderita kanker paru baru terdiagnosa bahwa mereka mengidap kanker paru setelah mereka meninggal.

Oleh karena itu, dalam bulan peduli kanker paru pada November menjadi momentum untuk masyarakat melakukan berbagai inisiatif dalam menanggulangi penyakit mematikan itu, tutur Achmad Hudoyo, dalam siaran persnya.




Sumber Berita : http://www.netralnews.com/news/kesehatan/...
Sumber Gambar : http://www.netralnews.com/foto/2017/...
netralnews.com, 16 November 2017
 
 

PRAKTEK Alamat lama:
Apotik Kimia Farma 53
Kawi 22A, Malang
Alamat baru: (TMT 1/1-13)
RS Panti Waluya Sawahan / RKZ,
Lantai II-N

Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 0341-568711

Peta Lokasi