Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Klinik Respirasi Malang Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi
Berita Kesehatan

Kebiasaan Kecil yang Dapat Menyebabkan Paru-paru Basah


tahukah kamu kalau kebiasaan-kebiasaan yang kamu anggap biasa itu ternyata dapat berdampak buruk pada paru-parumu lho, termasuk risiko terkena paru-paru basah. Yuk baca lagi artikel ini untuk tahu yang selanjutnya.


Apa sih paru-paru basah itu?


Paru-paru basah atau bahasa medisnya pneumonia adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur, virus ataupun bakteri pada satu atau kedua paru-paru. Pada pneumonia, terjadi peradangan atau infeksi pada kantung-kantung udara di paru-paru (alveoli). Pada kondisi ini, alveoli dipenuhi oleh cairan atau nanah, maka tak heran dokter-dokter zaman dulu membahasakan kondisi ini sebagai paru- paru basah.


Paru-paru basah dapat dibagi menjadi lima jenis yaitu; a) pneumonia bakteri, b) pneumonia virus, c) mycoplasma pneumonia, d) TBC dan e) Pneumocystis carinii pneumonia (PCP)


Sudah tahu kan sekarang apa itu paru-paru basah? Untuk menanggulangi paru-paru basah, kamu juga harus tahu penyebabnya lho. Penyebab paru-paru basah ini dipicu oleh beberapa kebiasaan yang umum dilakukan oleh kita.


Yuk cek. Siapa tahu kamu salah satu ‘pelaku’nya:


  • Sering keluar di malam hari tanpa menggunakan jaket


Kamu sering keluar di malam hari tapi malas menggunakan jaket? Sepertinya mulai sekarang kamu harus merubah kebiasaan itu. Pasalnya kebiasaan buruk itu lama kelamaan akan berdampak buruk untuk tubuhmu. Ternyata, angin malam dapat menyebabkan pneumonia atau paru-paru basah lho. Paru-paru basah atau pneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus dan jamur sedangkan angin malam mengandung kelembapan yang lebih tinggi dibandingkan dengan angin di siang hari. maka itu, bukan tidak mungkin bahwa angin malam juga membawa bakteri dan virus yang dapat memicu terjadinya infeksi.  


  • Menggunakan kipas angin dengan volume besar di malam hari


Malam di bulan-bulan kemarau memang benar-benar menyiksa panasnya, pada saat itulah muncul godaan memperbesar volume kipas angin bahkan kalau bisa dihadapkan ke tubuh! Hayo ngaku, benar tidak kalian suka melakukannya? Kurang-kurangi kebiasaan itu ya sahabat PesanLab, masalahnya menggunakan kipas angin dengan volume besar di malam hari lebih banyak kekurangannya daripada manfaatnya lho, selain dapat memicu penyakit pneumonia atau paru-paru basah, menggunakan kipas angin dengan volume besar di malam hari juga dapat memperbesar resiko terkena belpasy.


  • Berada di lingkungan perokok


Alias jadi perokok pasif, sepertinya banyak dari kita yang berada dalam kondisi ini. Lingkungan sekitar kita yang cenderung lebih banyak perokok dan kurang kesadarannya akan bahaya merokok turut mengambil andil dalam tingginya resiko terkena penyakit paru-paru. Menjadi perokok pasif tidaklah lebih baik dari perokok aktif sendiri, resiko terkena paru-paru basah atau pneumonia, kematian mendadak pada bayi, penyakit jantung koroner serta asma menjadi semakin besar.


  • Tidur di lantai dengan alas kain tipis


Plus menggunakan kipas angin dengan volume maksimal yang dihadapkan langsung ke tubuh, salah satu kombinasi yang makin memperburuk kondisi paru-parumu, masalahnya banyak sekali kuman ataupun bakteri yang mengendap di lantai dan tidsak sengaja terhirup pada saat kita tidur, kondisi inilah yang dapat menyebabkan infeksi pernafasan dan resiko terkena belpasy.  

sumber : https://www.pesanlab.com/blog/kebiasaan-menyebabkan-paru-paru-basah/

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711

Peta Lokasi