Video
Jajak Pendapat

Penyakit MERS telah masuk di Indonesia melalui jamaah haji maupun umroh, darimana MERS-CoV ditularkan?...

Unta
Kucing
Kelelawar
Monyet
Belum diketahui

Klinik Respirasi Malang Reservasi Klinik Respirasi Malang Peta Lokasi
Berita Kesehatan

Ayo Hindari 3 Hal Ini untuk Hindari Tuberkulosis


Seringkah Anda meremehkan batuk yang tak kunjung sembuh akibat gaya hidup Anda yang tidak sehat? Jika ya, buang kebiasaan buruk tersebut. Pasalnya, memiliki gaya hidup yang tidak sehat bisa membikin Anda terkena tuberkulosis!

Sebagian orang meyakini kalau penyakit paru yang satu itu hanya menjangkit orang-orang “dulu”. Namun nyatanya, di tahun 2010 saja masih ada 8.8 juta kasus dan 1.1 jutanya dinyatakan meninggal. Nah, bila Anda tidak ingin menjadi salah satu di antara mereka, hindarilah 3 kebiasaan di bawah ini demi kesehatan paru yang lebih baik.

  1. Jauh dari konsep rumah sehat

Kondisi tempat tinggal Anda sangat menentukan kondisi kesehatan Anda. Kalau rumah yang Anda huni tidak memiliki ventilasi yang baik, tidak cukup menerima pencahayaan matahari, dan jarang dibersihkan, pasti Anda akan menjadi sasaran empuk kuman penyakit.

Padahal, menurut dr. Atika dari KlikDokter, kuman tuberkulosis sangat rentan terhadap sinar ultraviolet. “Bila Anda menyediakan ventilasi yang baik, kemungkinan besar kuman tuberkulosis tidak akan ikut tinggal di rumah Anda,” katanya.

Sementara itu, dr. Sara Elise Wijono, MRes, dari KlikDokter pun menyarankan untuk sesering mungkin membersihkan rumah saat ada anggota keluarga yang sakit, musim hujan, awal pertumbuhan anak, ada hewan yang masuk ke dalam rumah, dan saat mengadakan jamuan besar di rumah. Mengapa demikian?

Ketika ada anggota keluarga Anda yang sakit, terutama yang disebabkan oleh virus, kemungkinan anggota keluarga lain ikut tertular lebih besar karena berada di ruang lingkup yang sama.

Nah, supaya tidak memperbesar risiko penularannya, rajinlah membersihkan beberapa bagian rumah yang sering diakses atau dipegang oleh banyak orang. Misalnya, gagang pintu, pegangan tangga, sakelar lampu, remot televisi, dan alat makan. Pastikan juga Anda rutin membuka jendela rumah supaya virus-virus yang “terjebak” bisa hilang dan bisa mengganti udara lama di dalam rumah dengan udara yang lebih segar.

Selain itu, buanglah rasa malas bersih-bersih sehabis mengadakan jamuan besar di rumah. Memang melelahkan. Namun, Anda tidak dapat memastikan bahwa semua tamu yang hadir dalam kondisi sehat, bukan? Jangan sampai Anda dan anggota keluarga yang tadinya sehat, lalu menjadi sakit sehabis bertemu banyak orang. Jadi, bersihkanlah ruangan yang menjadi akses para tamu, tak terkecuali kamar mandi.

  1. Masih terus merokok

Tanpa harus dipaparkan panjang lebar, sepertinya Anda sudah tahu bahwa merokok itu lebih banyak dampak negatifnya ketimbang positifnya bagi kesehatan. “Perokok berisiko lebih tinggi menderita tuberkulosis, yaitu dua sampai tiga kali lipat. Merokok selama proses pengobatan tuberkulosis juga dapat memperparah penyakit tersebut,” kata dr. Atika.

Bila sudah terkena penyakit paru kronis tersebut karena keranjingan merokok, penyembuhannya pun terbilang lama serta tergantung kadar keparahannya, yaitu sekitar 6-9 bulan.

Tak hanya itu, dilansir beberapa penelitian, anak-anak yang sering menghirup asap rokok memiliki risiko tiga kali lipat untuk menderita tuberkulosis daripada orang dewasa yang menghirup asap rokok itu sendiri. Hal itu disebabkan oleh daya tahan tubuh anak yang masih rendah.

“Menghirup asap rokok dapat menurunkan fungsi sel berambut yang ada di saluran nafas anak. Sel rambut itu berfungsi melindungi kesehatan paru. Jika fungsi sel ini terganggu, anak pun lebih rentan terhadap infeksi paru,” tutur dr. Reza Fahlevi dari KlikDoktermenjelaskan. Paparan asap rokok pun dapat menurunkan jumlah dan kerja sel imun dalam anak.

Tentu Anda tak mau menimpa tuberkulosis menimpa si buah hati, kan? Efeknya memang tidak langsung, tapi lama-kelamaan bisa terjadi. Untuk itu, setop merokok dari sekarang agar Anda dan si Kecil tidak terkena penyakit paru yang mematikan ini. Waspada juga bagi Anda yang kecanduan alkohol karena juga berisiko mengembangkan tuberkulosis.

  1. Tidak menjalankan pengobatan penyakit lain dengan baik

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tuberkulosis bisa mengenai siapa saja yang memiliki daya tahun tubuh rendah. Bagi Anda sebelumnya sudah memiliki penyakit yang menurunkan imunitas tubuh, misalnya diabetes dan HIV/AIDS, Anda wajib waspada.

Pasalnya, risiko terkena penyakit tuberkulosis menjadi meningkat 3 kali lipat (pada penderita diabetes) dan 26-31 kali lipat (pada penderita HIV/AIDS). Untuk itu, jalanilah pengobatan dengan baik. Imbangi juga dengan makan makanan bergizi supaya imunitas Anda tidak semakin menurun dan tidak terkena tuberkulosis.

Meski bisa disembuhkan, tuberkulosis bisa menjangkit Anda kembali saat imunitas turun. Oleh sebab itu, peliharalah daya tahan tubuh dengan selalu mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan menerapkan gaya hidup sehat agar Anda tidak terkena tuberkulosis.

sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3615282/jauhi-3-hal-ini-untuk-hindari-tuberkulosis

 
 

PRAKTEK Alamat baru:
RS Panti Waluya /RKZ Sawahan, Lt II-N
, Dr Koentjahja, SpP
Nusakambangan 56, Malang 65117
08113777488 / 362017 ext. 88.23
Pukul 18.00 - selesai, kec. Sabtu / Libur
RUMAHWilis Indah A-6, Malang 65115
0341-568711

Peta Lokasi